Bedakan Antara Kebodohan dan Perjuangan, Jika Sudah Jelas Tahu Hatinya Untuk Siapa, Mending Tinggalkan

  • Bagikan
Bedakan Antara Kebodohan dan Perjuangan, Jika Sudah Jelas Tahu Hatinya Untuk Siapa, Mending Tinggalkan

Wanita kadang aneh, dia mau memberikan hatinya terhadap seseorang yang dalam hatinya ada orang lain. Dia menyakini bahwa suatu saat cintanya akan terbalas, padahal bila dipikir dengan akal sehat, untuk apa mengharap cinta dari seseorang yang hatinya mengharap cinta orang lain?

Semacam tidak ada gunanya, tapi memang benar bahwa cinta itu buta, buta akan rasa sakit, dan buta dengan rasa kecewa.

Ketahuilah, bertahan pada cinta yang hatinya untuk siapa bukanlah suatu perjuangan, melainkan kebodohan yang terus berlarut-larut.

Membuang-buang Waktu Dalam Mencintai yang Tak Pasti Adalah Sia-sia

Bedakan Antara Kebodohan dan Perjuangan, Jika Sudah Jelas Tahu Hatinya Untuk Siapa, Mending Tinggalkan
instagram.com/neyvalangel

Sungguh membuang-buang waktu dalam mencintai yang tak pasti sama halnya dengan menyia-nyiakan diri sendiri, terlebih bila yang kamu cintai tak pernah menoleh rasa cintamu.

Baca Juga :  4 Ways Company Catalogues Can Boost Your Sales

Sakit? pasti sakit, tapi herannya kenapa terus bertahan jika memang sadar bahwa berjuang seorang diri itu menyakitkan. Perjuangan? bukan, tapi lebih kepada membodoh-bodohi diri sendiri, karena seharusnya cinta itu membahagiakan.

Mengapa Memaksakan Cinta Jika Memang Sudah Tahu Hatinya Untuk Orang Lain?

Bedakan Antara Kebodohan dan Perjuangan, Jika Sudah Jelas Tahu Hatinya Untuk Siapa, Mending Tinggalkan
instagram.com/neyvalangel

Intinya, mengapa memaksakan cinta jika memang sudah tahu hatinya untuk orang lain? karena rasa yang demikian hanya akan membuat waktumu sia-sia.

  • Bagikan