Dari Pabrik Es Terbesar, Sekarang Jadi Pasar Badak Pandeglang

  • Bagikan
Default Social Share Image

Di ruangan dalam, lima mesin kompresor usang bikinan Jepang dan dua bikinan Amerika Serikat dari tahun 1960-an senantiasa siap. Belasan pekerja dengan gancu di tangan telah berjaga di sepanjang ”jalan es” sejak hari masih gelap.

Setiap hari, truk-truk kolam kayu banyak sekali ukuran berdatangan ke pabrik es ini semenjak pukul 02.00 WIB. Belasann para sopir truk menanti giliran memperoleh es kerikil ditemani kepulan kopi di tangan, dan udud kawung pasti nya.

Halaman dan teras pabrik pun tak lepas dari aktivitas. Beberapa truk tampaktengah menampung puluhan balok es di halaman, sedangkan di teras orang-orang tengah menunggu sisa es kerikil yang tercecer untuk dimanfaatkan jualan es keprok maupun es lilin.

Baca Juga :  Kesultanan Banten Di Pandeglang

Kebanyangkan, pandeglang ketika itu? keren, ramai dan ga ada matinya, roda ekonomi kerakyatan berlangsung pesat.

Sayang tahun 1980 pabrik ini ditutup dan di pindahkan ke daerah Labuan dengan argumentasi supaya lebih erat dengan nelayan sebagai penyedia utama keperluan mereka.

  • Bagikan