Dewasa Itu Ketika Kita Dengan Ikhlas Menerima Maaf dan Tidak Mengungkit Kesalahan Orang Lain

  • Bagikan
Dewasa Itu Ketika Kita Dengan Ikhlas Menerima Maaf dan Tidak Mengungkit Kesalahan Orang Lain

Dewasa itu ketika kita dengan ikhlas menerima maaf dan tidak mengungkit kesalahan-kesalahan orang yang telah menyakitimu.

Sebab tak sedikit dari kita yang katanya sudah memberi maaf, dan sudah bersalaman dan juga berpelu-pelukan sebagai tanda bermaaf-maafan.

Tetapi apa? Saat ada orang yang mengungkit, dia masih begitu gemar menceritakan kesalahan orang tersebut dengan sangat teliti dan panjang. Yaelahh… ikhlas itu bukan sekedar memberi maaf cukup, tetapi benar-benar melupakan segala kekhilafan yang ada.

Dewasa Itu Ketika Kita Tetap Berteman Seperti Biasa Dengan Orang-Orang yang Pernah Ada Salah Dengan Kita

Dewasa Itu Ketika Kita Dengan Ikhlas Menerima Maaf dan Tidak Mengungkit Kesalahan Orang Lain
instagram.com/puterihasanahkarunia

Dewasa itu ketika kita tetap berteman seperti biasa dengan orang-orang yang pernah ada salah dengan kita. Hal itu membuktikan bahwa kedewasaan itu butuh yang namanya ketulusan hati dalam bersabar, dan kelapangan hati dalam melupakan kekhilafan orang lain.

Baca Juga :  Terapkan Sifat Ikhlas Agar Hidup Lebih Tenang, Begini Caranya

Jadi, bukan hanya sekedar dewasa umur, dewasa pemikiran, dan dewasa tingkah laku, tetapi yang paling utama adalah mengajarkan hati untuk bersabar dan ikhlas selalu.

  • Bagikan