Disnakertrans Diminta Kerjakan Pengawasan Dan Pelatihan Kepada Perusahaan Yang Ada Di Lebak

  • Bagikan
Default Social Share Image

LEBAKDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak diminta melakukan training dan pengawasan kepada perusahaan. Salah satunya, soal prasangka pungli (pungutan liar) rekruitmen tenaga kerja.

“iya, Disnaker harus melaksanakan pengawasan dan training kepada perusahaan yang ada di Lebak. Khususnya, soal indikasi adanya prasangka pungutan liar (pungli) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang dipraktekkan pihak perusahaan yang belum tidak sesuai terhadap karyawan,” kata ketua DPW Ormas Badak Banten, Azis Hakim, dalam konferensi yang digelar di aula Kantor Dinasker Kabupaten Lebak dengan pihak perusahaan PT Parkland Word Indonesia dan dengan Kepala Dinasker setempat, Rabu.(27/01/2021).

Dikatakan Azis Hakim, prasangka praktik pungutan liar (pungli) dalam rekruitmen karyawan oleh oknum di perusahaan, salah satunya PT PWI, tentu tidak sejalan dengan harapan pemerintah meminimalisir angka pengangguran.

Baca Juga :  Melalui Germas, Sekda Lebak Himbau Dinkes Lebak Tekan Penyakit Menular

“Persoalan ini mesti disikapi biar bisa menawarkan peluang seluas-luasnya bagi penduduk yang ingin mencari pekerjaan,” tandasnya.

“Dalam peluang ini kami bukan ingin menghalangi iklim investasi di Kabupaten Lebak,” tegas Azis Hak seraya menyertakan, justru, Ia berharap supaya prsoses penerimaan karyawan tidak ada pungli dan transparan.

  • Bagikan

KABAR PANDEGLANG ONLINE