Gubernur Banten Pemanfaatan Air Harus Berpihak Ke Penduduk

  • Bagikan
Default Social Share Image

“Kita mesti tahu debit airnya, keberpihakan kita ke rakyat berapa? Harus ada keadilan,” ujarnya.

“Pemanfaatannya, jangan menjadi ajang untuk mencari keuntungan. Ini menyangkut keperluan industri dan rakyat. Harus dilayani dengan baik,” tambahnya.

Masih berdasarkan Gubernur, untuk Provinsi Banten, kepentingan utama untuk pemanfaatan Waduk Karian dan Bendungan Sindang Heula adalah untuk air irigasi pertanian, air baku, air minum dan industri.

Dalam kesempatan itu, Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian PUPR Alfi Argiantoro mengungkapkan kapasitas air baku Waduk Karian melalui kanal terowongan Ciuyah nantinya meraih 12,4 m3 per detik. Sementara suplai Waduk Karian ke Bendung Pamarayan meraih 2,2 m3 per detik.

Baca Juga :  Lanal Banten Turunkan Tim Dan Dirikan Posko Sar Pesawat Sriwijaya Air Sj-182

Dijelaskannya, kanal terowongan Ciuyah nantinya akan mensuplai kebutuhan air baku untuk : Kabupaten Lebak sebesar 0,6 m3 per detik; Kabupaten Bogor sebesar 0,2 m3 per detik; Kabupaten Tangerang sebesar 3,6 m3 per detik; Kota Tangerang sebesar 2 m3 per detik; Kota Tangerang Selatan sebesar 1,8 m3 per detik; serta, DKI Jakarta sebesar 4,2 m3 per detik.

  • Bagikan