Kalau Bukan Karena Tuntutan, Mungkin Takkan Pernah Tergerakkan

  • Bagikan
Kalau Bukan Karena Tuntutan, Mungkin Takkan Pernah Tergerakkan
suasana ujian lisan pada Ujian Akhir Semester mata kuliah QQWT

KABARPANDEGLANG.COMKalau Bukan Karena Tuntutan, Mungkin Takkan Pernah Tergerakkan, Program baru yang diluncurkan oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada mata kuliah QQWT (Qira’at Qur’an Wa Tahfidz) yaitu seluruh mahasiswa di tuntut untuk menghafal satu juz awal selama satu semester penuh untuk memenuhi mata kuliah QQWT tersebut. Berbeda dengan tahun sebelumnya, hafalan hanya juz 30 saja (juz ‘amma)

Mata kuliah yang diampu oleh Rita Desturiana ini, menjadi sebuah bibit awal untuk menciptakan generasi para penghafal Qur’an, demi mewujudkan insan qur’ani pada diri mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam.”pada tahun sebelumnya QQWT ini hanya menghafal juz ‘amma saja, tapi untuk semester ini dari pihak jurusan menginginkan hafalan satu juz awal, supaya anak-anak bisa dan terbiasa menghafal Al-Qur’an dan memiliki bekal setelah lulus dari sini”. ujarnya Rita.

Baca Juga :  Ini 4 Hadiah yang Bisa Cepat Meluluh Hati Pacar Saat Sedang Ngambek

Mahasiswa dituntut untuk menyelesaikan hafalan dalam 14 pertemuan pada setiap minggunya hingga akhir UAS nanti, sekaligus syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Semester tersebut yaitu harus menyelesaikan hafalan satu juz. Satu juz yang bisa dirincikan menjadi 10 lembar Al-Qur’an ataupun 20 muka, tentunya menjadi hal yang berat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan hafalan dalam 14 pertemuan.

  • Bagikan