Kebijakan Cerdas Seorang Sulthan Banten

  • Bagikan
Kebijakan Cerdas Seorang Sulthan Banten

Dengan perubahan jalur laut Asia Tenggara ini, kedudukan pelabuhan Banten

Sangat begitu penting. Sehingga menjadi ramai dikunjungi oleh pedagng-pedagang asing dari kepulauan Nusantara. Hal ini tentunya mendongkrak perekonomian Banten pada saat itu. Saat Sultan Maulana Hasanudin berhasil menguasi Banten yang telah menjadi lalu lintas perdagangan internasional, tentunya menjadi modal yang baik bagi

Sultan Maualan Hasanudin untuk membangun ekonomi Banten yang lebih maju. Pelabuhan Banten yang pada masa Pajajaran hanya menjadi pelabuhan kedua setelah pelabuhan Sunda Kelapa, kini pada masa Sultan Maulana hasanudin telah berubah menjadi persingghan anatara pedagang dari Arab, India, Parsi, Cina dengan Negara-negara di Nusantara.

Baca Juga :  Sadarlah Bahwa Kriteriamu Ketinggian, Ini 5 Tandanya dan Bikin Susah Mendapat Jodoh

Namun diperlukan strategi kebijakan ekonomi yang baik dan efektif didalam memanfaatkan keadaan Banten yang tengah maju kala itu.Sultan Maulana Hasanudin, dalam usahanya membangun dan mengembangkan kota Banten, lebih menitik-beratkan pada pengembangan dissector perdagangan, disamping itu memperluas daerah pertanian dan perkebunan. Beliau berusaha mendorong peningkatan pendapatan rakyatnya melalui pertumbuhan pasar yang cepat.

Adapun kebijakan yang dilakukan oleh sultan Maulana hasanudin dalam membangun perekonomian Kesultanan banten terdiri dari tiga macam, yaitu kebijakan pertanian, moneter dan fiskal. Dalam kebijakan Pertanian beliau mewajibkan rakyat banten untuk menanam lada. Hal ini disebabkan lada merupakaan komoditi utama dalam perdagangan dikesultanan Banten. Selain itu dari hasl penjualan remph berupa lada ini. Merupakan salah satu devisa terbesar dari kesultanan Banten. kebijakan moneter yang dilakukan oleh Sultan Maulana Hasanudin adalah mencetak mata uang, adapun mata uang ini terbuat dari bahan tembaga, timah hitam, dan perunggu.

  • Bagikan