Kentut Wangi Mampu Jadi Tanda Penyakit Apa?

  • Bagikan
Default Social Share Image

Pandeglangnews.co.id, – Kentut yakni gas dari jalan masuk pencernaan yang keluar lewat anus.

Keluarnya kentut mampu samar-samar atau tanpa bunyi dan anyir. Namun sering kali, kentut bisa amis tak sedap dan nyaring bunyinya.

Melansir Medical News Today, penyebabkentut bacin tak sedap biasanya berasal dari faktor makanan.

Bau tak sedap bisa muncul dari senyawa sulfur yang banyak ditemukan dalam kuliner mirip brokoli, kubis, asparagus, dan bawang.

Umumnya, makanan yang kaya serat condong lebih lambat dicerna dan mengalami fermentasi di akses pencernaan.

Proses fermentasi tersebut mampu membentuk gas berbau tak sedap seperti telur busuk di jalan masuk pencernaan.

Selain faktor masakan, kentut bau juga bisa jadi sinyal persoalan kesehatan.

Berikut beberapa kemungkinan kentut bacin tanda penyakit apa saja:

Alergi masakan tertentu

Baca Juga :  Hadiri Rapat Kerjasama Dan Penilaian,  Bupati Irna Puji Kinerja Tfl

Dilansir dari Healthline, alergi kuliner tertentu bisa jadi penyebab kenapa kentut baunya tak sedap.

Misalkan orang yang alergi laktosa atau intoleransi laktosa. Penderita intoleransi laktosa tidak mampu memecah karbohidrat laktosa.

Saat terpapar laktosa dari susu atau produk turunannya, asupan tersebut akan difermentasi oleh kuman di usus dan memicukentut amis tak sedap.

Selain itu, pemilik alergi gluten yang parah atau penderita penyakit celiac juga jamak mengalami kentut amis.

Penyakit celiac yaitu penyakit autoimun yang menciptakan badan tidak mampu mencerna protein gluten.

Saat terkena gluten dari terigu atau bahan makanan bergluten lain, usus penderita bisa mengalami peradangan.

Selain perut kembung dan kentut bau tak sedap, tanda-tanda penyakit celiac lainnya yaitu:

-Lelah

-Diare

-Berat tubuh turun

Konsultasikan dengan dokter kalau Anda merasa punya alergi makanan tertentu yang mampu jadi penyebab kentut amis tak sedap.

Baca Juga :  Merancang Kembali Masa Depan Pasca Pandemi

Sembelit

Kentut bacin juga bisa jadi tanda penyakit pencernaan ringan seperti sembelit.

Sembelit atau sulit buang air besar memberikan ada penumpukan kotoran di usus besar.

Jika kotoran BAB sulit keluar, basil mampu meningkat di usus. Akibatnya, penderita bisa sakit perut dan kentutnya berbau tak sedap.

Minum obat pencahar, makan makanan tinggi serat, dan banyak minum air putih bisa menangani sembelit.

Infeksi saluran pencernaan

Kentut Wangi Mampu Jadi Tanda Penyakit Apa?

Penyebab mengapa kentut amis juga bisa sebab infeksi akses pencernaan.

Saat mencerna kuliner, tubuh akan mengekstrak nutrisi dan mengirimkannya ke ajaran darah.

Sedangkan produk limbah atau sisanya akan dikirim ke usus besar.

Proses pencernaan masakan ini dikala terusik bisa menimbulkan penumpuan kuman berlebihan.

Baca Juga :  Satnarkoba Polres Pandeglang Ungkap Tujuh Masalah Selama November

Sejumlah basil mampu menginfeksi usus dan kanal pencernaan. Dampak instannya, volume gas jadi lebih tinggi (perut kembung) dan kentut busuk menyengat.

Selain tanda-tanda di atas, penderita jerawat akses pencernaan lazimnya juga sakit perut dan diare.

Kanker usus besar

Kentut Wangi Mampu Jadi Tanda Penyakit Apa?

Penyebab kentut wangi yang jarang tetapi dialami beberapa penderita adalah kanker usus besar.

Ketika polip atau tumor terbentuk di susukan pencernaan, benjolan tersebut mampu menyumbat usus.

Akibatnya, terjadi penumpukan gas, perut jadi kembung, dan kentut baunya tak sedap.

Jika ada gejala kentut amis, sakit perut terasa tak wajar, BAB berdarah, bobot badan menurun tanpa sebab yang terang, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Dokter dapat melaksanakan pemeriksaan fisik sekaligus pemeriksaan usus dengan kolonoskopi.

Sumber : KOMPAS.com
(fdz.red)

  • Bagikan