Mahasiswa Pandeglang Desak Kejati Banten Usut Tuntas Perkara Penggelapan Kartu Kks Pkh

  • Bagikan
Default Social Share Image

PANDEGLANG, – Ratusan keluarga peserta faedah (KPM) program keluarga harapan (PKH) menjadi korban penyalahgunaan santunan sosial (Bansos) oleh salah satu oknum Ketua BPD Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang berinisial ST. Oknum tersebut disangka sudah menggelapkan kartu ATM atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dana bansos PKH sebanyak kurang lebih 179 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Aksi penggelapan kartu KKS diikuti penggelapan dana bansos dimengerti sesudah KPM berinisial AR Salah satu korban penggelapan dana PKH memberanikan diri angkat bicara. Ibu paruh baya ini mengaku tidak pernah memegang kartu KKS atau ATM PKH sejak tahun 2017 sampai kini.

AR mengatakan, bahwa dirinya menjadi anggota PKH terakhir pada bulan Januari 2017 hingga kini tidak pernah memegang kartu tersebut.

Baca Juga :  Kunjungi Polres Pandeglang, Ratusan Warga Tuntut Pembebasan Habib Rizieq

“Saya jadi anggota PKH Semenjak tahun 2017 sampai kini tahun 2021 masih menjadi anggota penerima (bansos) Program Keluarga Harapan sampai sekarang, namun setiap pencairan dana PKH tersebut aku tidak tau berapa saldo di ATM PKH aku, berapa yang semestinya aku terima, alasannya setiap pencairan dana tersebut saya selalu di kasih uang cash oleh kerabat ST sebagaiketua BPD di desa kami,” ujar AR warga kampung Cikuya RT 011 RW 002 Desa Cikuya Kecamatan Sukaresmi Pandeglang Banten, Selasa(15/03/2021)

  • Bagikan