Mampu Jadi Ladang Bisnis, Ditangan Ibu Bidan Ini Jamur Tiram Jadi Lebih Variatif

  • Bagikan
Default Social Share Image

PANDEGLANG, – Dimasa pandemi covid-19 seperti kini ini, masyarakat dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan aneka macam potensi bisnis. Pasalnya, pengaruh dari pandemi covid-19 ini tidak hanya menimpa sektor kesehatan saja, melainkan sektor ekonomi juga mengalami efek serius akibat pandemi virus corona.

Seperti yang dilaksanakan Halida, warga Kampung Pari, Desa pari, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang. Ia yang sehari-hari berprofesi selaku Bidan Desa, bisa membuat ladang bisnis yang cukup menjanjikan lewat budidaya dan olahan jamur tiram.

Selain membudidayakan jamur tiram dengan dibantu anak laki-lakinya, Halida juga gemar membuat berbagai macam kuliner dari bahan dasar jamur tiram. Saat dijumpai di kediamannya, Halida menceritakan permulaan mula dirinya mulai menekuni usahanya itu.

Baca Juga :  Booming Banyak Ikan Mati Berceceran Di Pantai Karoeng, Ini Penjelasan Dinas Perikanan

“Awalnya aku mendorong anak untuk menjajal usaha budidaya jamur tiram, Alhamdulillah berjalan. Namun saat panen, jamur yang dihasilkan ukurannya besar-besar bahkan diameternya mampu mencapai sebesar baskom. Nah, jamur dengan ukuran besar ternyata tidak disenangi pelanggan dipasar. Sehingga aku harus memutar otak, biar bagaimana jamur tersebut tetap mampu mempunyai nilai jual,” tuturnya kepada reporter Pandeglangnews.co.id belum usang ini.

  • Bagikan