Pandeglang Siap Jadi Kontributor Bawang Putih Untuk Nasional

  • Bagikan
Default Social Share Image

“Mari satukan tekad tujuan, Pandeglang mesti jadi penghasil bawang putih. Saya tidak jenuh memotivasi, kalau demplot ini risikonya bagus, tentu investor akan tiba ke Pandeglang,” sambungnya.

Masih kata Irna, bawang putih ini ialah komoditas yang sungguh strategis, dan selama ini ketergantungan dari mancanegara. “Kalau kita bisa kenapa tidak dicoba, jikalau ada kesempatan pasar jangan kasih potensi orang lain manfaatkan kawasan kita,” pungkasnya.

Direktur PT Alfin Umar Jahidin menyampaikan, dari 180 Kabupaten Kota di Indonesia, salah satunya Pandeglang yang mau ditanami bawang putih. “Pemerintah mewajibkan kami importir untuk menanam bawang putih 5% dari jumlah impor PT Alvin 7.500 ton,” katanya.

Baca Juga :  Kesultanan Banten Di Pandeglang

Dikatakan Umar, 5% dari 7.500 ton, dirinya akan menanam bawang putih dilahan seluas 62 hektar. Kata ia, 40 hektarnya sudah dijalankan di Jawa. “Disini kita akan tanam 4 hektar dahulu yang dibuat demplot, jikalau jadinya elok tentu kita akan naikan menjadi 10 hektar,” ungkapnya.

Menurut umar, cara penanaman bawang putih tidak jauh berlainan dengan bawang merah, cuma saja kata Umar, bawang putih agak sedikit usang. “Saya punya pengalaman dibawang merah, nanti akan dipanen empat bulan kedepan, dan diperkirakan satu hektar mencapai 6 ton bahkan kalau perawatannya elok bisa lebih,”sambung umar.

  • Bagikan