Pemprov Banten Distribusikan Sisa Dbh Pajak 2020 Secara Bertahap

  • Bagikan
Default Social Share Image

Dikatakan, pihaknya juga sudah melakukan rekonsiliasi dengan Kabupaten/Kota terkait hal ini. Mekanisme penyaluran BHPP 2020 tidak dijalankan sekaligus, namun bertahap.

Dijelaskan, pada Tahun Anggaran 2020 Pemprov Banten menerima dua (2) tantangan besar, pandemi Covid-19 dan tertahannya dana RKUD di Bank Banten.

“Pada saat yang serupa Pemprov Banten harus konsentrasi melaksanakan support pembiayaan untuk penanggulangan Covid-19, terkait penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi Provinsi Banten dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19,” ungkap Rina.

“Kemudian atas aba-aba Pemerintah Pusat melaksanakan refocusing dan realokasi budget sampai dengan tigakali, memindah beberapa acara dan kegiatan adalah realokasi dan refocusing ke Belanja Tidak Terduga (BTT),” paparnya.

Baca Juga :  Pengelola Baznas Provinsi Banten 2020 – 2025 Resmi Dilantik

Ditambahkan Rina, untuk menanggulangi atas tertahannya dana RKUD di Bank Banten berdasarkan hasil koordinasi dengan aneka macam pihak, dan jadinya atas perintah mandatory Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas dana RKUD yang tertahan tersebut dikonversi menjadi suplemen penyertaan modal kepada Bank Banten sebesar Rp. 1.551.000.000.000,-.

  • Bagikan