Polri Terapkan Rancangan Presisi Di Dua Kasus, Satunya Penistaan Agama Di Sumut

  • Bagikan
Default Social Share Image

JAKARTA – Mabes Polri terapkan desain Presisi atas dua kasus yang dikerjakan jajarannya. Kedua perkara tersebut ialah empat tenaga kerja kesehatan dilaporkan penistaan agama di Polres Pematangsiantar, Polda Sumatera Utara.

Dan masalah empat IRT asal Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat. Yang dilaporkan melempar pabrik tembakau UD Mawar, milik Suhardi di Kecamatan Batukliang, sementara waktu kemudian.

Kabareskrim Polisi Republik Indonesia Komjen Pol Agus Andrianto dikala dikonfirmasi mengatakan penerapan desain Presisi sebagaimana perintah dan visi serta misi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Ya, Alhamdulillah sudah dijalankan. Dan ini akan terus dilaksanakan terhadap masalah atensi publik lainnya,” katanya, Jumat (26/2/2021) di Jakarta.

Baca Juga :  Satnarkoba Polres Pandeglang Sukses Ringkus Tindakan Melawan Hukum Narkotika BerbentukHexymer Dan Tramadol

Ia menjelaskan untuk masalah penistaan agama yang ditangani Polres Pematangsiantar dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, para pihak berdamai dan sepakat menghentikan masalah ini. Sehingga jaksa melakukan penghentian perkara atau SP-2.

“Konsep Presisi berkeadilan telah dikerjakan. Kasus berawal karena dimengerti foto almarhumah Zakia yang beredar merupakan laporan internal medis, bukan sengaja diedarkan menurut keterangan saksi,” tegas Agus.

  • Bagikan