Sekilas Sejarah Kabupaten Pandeglang

  • Bagikan
Sejarah Kabupaten Pandeglang

KABARPANDEGLANG.COM – Sejarah Kabupaten Pandeglang? Setiap daerah pasti memiliki sejarah terbentuknya suatu nama ataupun asal mula terbentuknya suatu wilayah/daerah, begitupun dengan kabupaten pandeglang memiliki sejarah terbentuk wilayahnya.

Penjelasan Sejarah Kabupaten Pandeglang

Menurut Staatsblad Nederlands Indie No. 81 tahun 1828, Keresidenan Banten dibagi tiga kabupaten: Kabupaten Utara yaitu Serang, Kabupaten Selatan yaitu Lebak dan Kabupaten Barat yaitu Caringin.

Kabupaten Serang dibagi lagi menjadi 11 (sebelas) kewedanaan. Kesebelas kewedanaan tersebut yaitu:

  1. Kewedanaan Serang (Kecamatan Kalodian dan Cibening),
  2. Kewedanaan Banten (Kecamatan Banten, Serang dan Nejawang),
  3. Kewedanaan Ciruas (Kecamatan Cilegon dan Bojonegara),
  4. Kewedanaan Cilegon (Kecamatan Terate, Cilegon dan Bojonegara),
  5. Kewedanaan Tanara (Kecamatan Tanara dan Pontang),
  6. Kewedanaan Baros (Kecamatan Regas, Ander dan Cicandi),
  7. Kewedanaan Kolelet (Kecamatan Pandeglang dan Cadasari)
  8. Kewedanaan Ciomas (Kecamatan Ciomas Barat an Ciomas Utara) dan
  9. Kewedanaan Anyer (tidak dibagi kecamatan).
Baca Juga :  Yuk Kenali Semboyan dan Logo Kabupaten Pandeglang

Menurut sejarah, pada tahun 1089 Banten terpaksa harus menyerahkan wilayahnya yaitu Lampung kepada VOC (Batavia).

Saat itu Banten dipimpin oleh Sultan Muhamad menyusun strategi untuk melawan kekuasaan VOC.

  • Bagikan

KABAR PANDEGLANG ONLINE