Cara Menghibur Teman Supaya Cepat Move On

Cara Menghibur Teman Supaya Cepat Move On
Cara Menghibur Teman Supaya Cepat Move On
suara.co

Move on bukan perkara mudah, karena kehilangan orang yang selama ini mengisi hari-hari dan mewarnai hidup tidak mudah begitu saja dihapus.

Hari yang bersemangat akan berkurang bahkan akan menghambat banyak hal. Sebagai teman yang baik tentu kamu tidak akan diam dan tega melihat temanmu sedihnya berkepanjangan.

Maka dari itu, sebagai teman kamu harus membantunya akan segera move on.

1. Jadilah Pendengar yang Baik

Ketika seseorang baru putus cinta biasanya ia ingin melampiaskan segala yang diraskaan dan butuh teman untuk menceritakan segala masalahnya.

Sebagai teman yang baik cukup jadi pendengar yang baik tanpa harus mencela apalagi mengkritik.

Baca Juga :  Jodoh Bukan Perkara Mencari yang Terbaik, Tapi Tentang Siapa yang Bisa Menerimamu Dengan Baik

2. Mengajak Keluar

Jangan biarkan temanmu menyendiri, ajaklah keluar karena udara luar terkadang bisa menyembuhkan segala kegundahan.

Dia butuh hiburan, ketika hatinya merasa tenang dia pun bisa menceritakan semua hal hingga pikirannya merasa plong.

3. Jangan Mendoroang Dia Untuk Melupakan Mantannya

Melupakan orang yang disayang butuh waktu, jangan segera menyuruh temanmu segera melupakan mantannya. Lebih baik beri dukungan, beri kekuatan agar dia tetap tegar.

Jika butuh menangis biarkan dia menangis, tapi katakan hidupmu harus tetap berjalan.

4. Cek Kondisinya Agar Tahu Proses Move On-nya

Kamu harus menunjukkan rasa pedulimu, jangan biarkan dia sendirian melalui masa sulitnya. Kamu harus mengecek kondisi dia agar kamu tahu perkembangan move on-nya.

Baca Juga :  Dia Tidak Pergi, Dia Hanya Menemukan Jalan Lain Untuk Pulang, Meski Bukan Hatimu Lagi yang Menjadi Tujuan

5. Biacara Kenyataan

Saat kamu bersamanya jangan temani membicarakan mantannya melainkan bicara tentang kenyataan yang ada. Katakan kepadanya balikan dengannya tidak akan pernah mengubah apapun.

Balikan dengannya tidak menjamin hubunganmu akan langgeng, siapa tahu hanya menunda perpisahan. Dari pada akhirnya terluka lebih baik sakit hati sekarang.