Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya

Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya

Lelaki itu harusnya lebih mempunyai rasa tanggung jawab, jangan hanya omongan doang yang laki, tapi janji mulu yang diberikan.

Wanita itu bukan sebuah mainan, yang dapat kau ikat hanya dengan kata-kata, maka bila kau mengaku dirimu adalah lelaki sejati dan setia harusnya kau berani mengetuk pintu rumahnya, bukan jendela kemarnya.

Mencintalah dengan jalan yang baik dan benar, jangan seperti kucing yang hendak mencuri ikan dirumah orang lain. Wanita yang kau cintai itu punya orangtua, maka beranilah mendatanginya untuk meminta restu dalam ikatan yang halal.

Jangan Mengaku Dirimu Lelaki Sejati, Bila Mendatangi Walinya Saja Masih Banyak Alasan

Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya
bogorweddingorganizer.wordpress.com

Jangan mengaku dirimu lelaki sejati, bila mendatangi walinya saja masih banyak alasan. Sebab tak sedikit lelaki jaman sekarang yang bercintanya iya mau.

Baca Juga :  Pilihlah yang Baik dan Nyaman Menurutmu, Bukan yang Hanya pantas Menurut Orang Lain

Tapi untuk menghadap orangtuanya masih saja ragu-ragu dan takut. Itu artinya si pria cuma ingin main-main saja dan tidak mau tanggung jawab.

Cinta Itu Butuh Keberanian, Bukan Hanya Adem Ayem Dengan Janji Manis Yang Tak Berujung

Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya
mutiaranisa.wordpress.com

Ketahuilah, cinta itu butuh yang namanya keberanian, bukan hanya adem ayem dengan janji mans yang tak berujung. Beranikanlah kau bertanggung jawab sampai akahir, agar setiamu tak perlu dipertanyakan lagi.

Karena setia itu bukan hanya tentang kata-kata, tapi tentang tindakan mulia yang berarti kau telah memastiakannya menjadi milikmu.

Cinta Itu Butuh Kepastian, Maka Bila Memang Cinta Pastikan Kau Meminta Restu Ayahnya

Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya
Mencintai Takdir via youtube

Cinta itu butuh yang namanya kepastian, maka bila memang cinta pastikan kau meminta restu ayahnya.

Baca Juga :  Kau Terlalu Mudah Untuk Memberikan Hati, Maka Pantas Saja Jika Kau Mudah Merasa Tersakiti

Datangilah ayahnya secara beaik-baik, dan berkatalah yang sopan dengan peuh ketulusan hati, agar restunya dapat kau peroleh dengan sempurna.

Jangan Sampai Kau Mengaku Setia Mencinta, Tapi Mendatangi Orangtuanya Saja Kau Masih Ragu

Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya
lemonteapanas.blogspot.co.id

Jangan sampai kau mengaku setia mencintai, tapi mendatangi orangtuanya saja masih ragu-ragu.

Itu anak bukan keluar dari batu, yang dapat kau miliki senaknya tanpa tanggung jawab, dia mempunya orangtua yang harus kau minta restunya, karena tanpa restu dari orangtuanya cintamu bukan apa-apa.

Pastikan Kau Memilikinya Dalam Ikatan Halal, Karena Cinta Yang Sesungguhnya Adalah Saat Kau Mampu Memuliakannya Dalam Pernikahan

Jika Kau Lelaki Sejati Harusnya Kau Berani Mengetuk Pintu Rumahnya, Bukan Jendela Kamarnya
Mencintai Takdir via youtube

Maka, pastikan kau memilikinya dalam ikatan halal, karena cinta yang sesungguhnya adalah saat kau mampu memuliakannya dalam pernikahan.

Baca Juga :  Ketika Kamu Sudah Berbuat Baik, dan Niatmu Tulus Berbuat Baik, Maka Pasti Ada Kebaikan yang Datang Nanti

Bukan menghinakannya lewat jalan pacaran, karena bukan cinta namanya bila kau masih mengajaknya dalam lembah kenistaan dan berdosa pada Allah.