Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu

Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu

Dilanda kecewa itu sangat tidak menyenangkan, iyalah siapa sih yang senang dikecewain, orang yang penyabar saja belum tentu senang dikecewain, tapi dia mampu meredam kecewa itu dengan penuh perjuangan dan yakin semua pasti ada balasan.

Kamu berpikiran yang demikian juga? jika iya, maka bersyukurlah kamu telah mengendalikan segalanya kepada Allah yang mencipta segalanya.

Apa sih yang membuatmu kecewa? katanya, kecewa itu ketika kamu sibuk mencintainya dengan tulus, tapi dia malah sibuk mempermainkan ketulusanmu.

Baca Juga :  5 Cara Mengatasi Flek Hitam Dengan Bahan Alami Tanpa Ribet

Sakit? Pasti Sangat Sakit, Tapi Untuk Apa Terus Bersedih? Jika Dibalik Perbuatan Ada Balasan

Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu
instagram.com/adonianajmaa

Sakit? iya pasti sangat sakit atau bahkan sangat menyesakkan dada ketika tahu ketulusan kita disia-sian. Tapi untuk apa kamu terus bersedih meratapi rasa sakitmu? jika kamu yakin Allah maha adil dalam meilhat dan menilai.

Jika kamu percaya dibaik perbuatan terjamin sebuah balasan, maka kamu harus percaya bahwa ketidak adilan yang kamu terima dari si dia pasti akan Allah balas dengan sempurna.

Bersabarlah, Tidak Usah Terlalu Menuntut Keadaan, Karean Dia yang Menyakiti Pasti Allah Beri Pelajaran

Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu
instagram.com/adonianajmaa

Bersabarlah, hanya itu yang harus kamu katakan pada hatimu, hanya rasa itu yang harus kamu tekankan pada hatimu. Tapi sulit, jika ini keluhanmu maka teruslah belajar, karena kesabaran yang teduh itu memang butuh latihan menundukkan hati.

Tidak usah pula kamu terlalu menuntut keadaan, karena dia yang menyakitimu pasti Allah beri jalan palajaran, dia yang membuatmu kecewa pasti akan mendapatkan kekecewaan yang sama pada waktunya.

Baca Juga :  Anak Perempuan Lebih Disayang Oleh Ayah, Ini Alasannya

Kamu? Semakin Kamu Bersabar, Semakin Kamu Ikhlas, Maka Akan Semakin Allah Berikan Kebaikan

Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu
instagram.com/adonianajmaa

Sedangkan kamu, semakin kamu menguatkan hatimu dengan kesabaran, semakin kamu lembutkan hatimu dengan keikhlasan, maka pasti akan semakin Allah sediakan kebaikan.

Allah akan membalas setiap perjuanganmu menata hati, Allah akan meberimu kebaikan setimpal atas perbuatan baik yang telah kamu lakukan untuk menjadikan dirimu tetap baik.

Tidak Usah Terlalu Rumit Memikirkan “Dia Jahat”, Cukup Kamu Tahu Saja Setiap Perbuatan Akan Mendatangkan Karma

Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu
instagram.com/adonianajmaa

Tidak usha terus-terusan memikirkan bagaimana tidak adil dia kepadamu, tidak usah terus-terusan marah perlakuan buruknya dia kepadamu, dan tidak usah terlalu rumit memikirkan “dia jahat”, cukup kamu tahu saja bahwa setiap perbuatan akan mendatangkan karma.

Karma? iya, sebuah balasan dari Allah dimana telah disebutkan bahwa setiap perbuatan akan mendapatkan balasan sempurna dari Allah, meski itu hanya sebesar butir tepung.

Baca Juga :  Resep Cara Buat Udang Goreng Bumbu Pedas Edian Tenan, Dijamin Bikin Bibir Dower

Perbuatan buruk dan perbuatan baik yang hamba-Nya lakukan akan mendapatkan balasan sempurna dari-Nya, maka tentang sakitmu pasti akan Allah berikan kebaikan untukmu, dan tentang yang menyakitimu pasti akan menerima ganjaran setimpal dari-Nya.

Ketulusan yang Kamu Berikan Kepadanya Tidak Akan Pernah Sia-sia, Semua Pasti Akan Allah Bayar Sempurna

Kecewa Itu Ketika Kamu Sibuk Mencintainya Dengan Tulus, Tapi Dia Sibuk Mempermainkan Ketulusanmu
instagram.com/adonianajmaa

Karena sampai kapanpun, ketulusan yang kamu berikan kepadanya tidak akan pernah sia-sia, meski seakan sudah tidak ada harganya lagi di matanya.

Semua pasti akan Allah bayar sempurna, ketulusanmu akan mendapatkan ganti kebaikan yang luar biasa, dan tentang yang sengaja membuang dan mericuhkan hatimu akan Allah ganti dengan balasan yang nanti akan membuat dirinya sangat menyesal.

Jadi bersabarlah, biarkan Allah yang mengurus sakit hatimu, biarkan Allah yang mempersembahkan balasan untuknya, dan kamu cukup fokus menjadikan hatimu tetap baik dengan kesabaran, keikhlasan, dan maaf.