Manfaat Pemanasan Dalam Olah Raga

Manfaat Pemanasan Dalam Olah Raga

KABARPANDEGLANG.COM – Sebelum melakukan acara olah raga biasanya kita terlebih dahulu melaksanakan pemanasan. Dengan melakukan pemanasan, badan kita akan berada dalam kondisi siap melakukan gerakan-gerakan olahraga. Beberapa jago olah raga mengartikan pemanasan yaitu beberapa gerakan persiapan badan untuk melakukan acara yang lebih berat dengan cara melaksanakan beberapa latihan sederhana sebelum melakukan inti acara yang lebih berat.

Bentuk-bentuk pemanasan sangat beragam, dikarenakan pemanasan biasanya disesuaikan dengan olahraga atau aktivitas fisik yang akan dilakukan. Dari banyak sekali macam bentuk pemanasan, mampu kita digolongkan menjadi berlari-lari kecil atau joging, pemanasan statis, dinamis, statis dinamis dan permainan. Berikut ini beberapa jenis pemanasan.

1. Berlari lari kecil atau joging

Berlari-lari kecil atau joging merupakan salah satu bentuk pemanasan yang dapat dilakukan dalam semua bentuk olahraga maupun aktivitas fisik lainnya. Pemanasan dengan berlari-lari kecil sangat efektif alasannya adalah hampir dari seluruh tubuh mampu bergerak sehingga otot-otot dibadan mampu terulur.

Joging dapat dilakukan selama 5-10 menit atau dapat diubahsuaikan dengan aktivitas fisik yang akan dilakukan. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan supaya manfaat jogging mampu mengurangi risiko cedera.

Lari kecil atau jogging mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  • Sikap tubuh harus condong sedikit ke depan.
  • Kepala tegak dengan pandangan selalu diarahkan ke depan.
  • Gerakan kaki dikala melangkah tidak perlu panjang cukup 30 – 40 cm.
  • Saat mendaratkan kaki harus bagian dari kedua ujung telapak kaki.
  • Posisi kaki harus selalu rileks.
  • Lengan diayunkan secara wajar dengan jari-jari tangan tidak perlu dikepalkan cukup dengan membukanya sedikit.
  • Irama lari saling bersilangan antara tangan dan kaki.
Baca Juga :  Membedakan Zat Tunggal Dan Adonan

2. Pemanasan Statis

Pemanasan statis yaitu pemanasan dengan bentuk peregangan yang dilakukan mulai dari bab badan atas menuju kebawah atau dari kepala hingga kaki atau sebaliknya. Pemanasan statis bertujuan untuk menyiapkan otot untuk melaksanakan kerja yang lebih berat biar tidak terjadi kram atau cedera otot yang lainnya. Beberapa contoh pemanasan statis antara lain :

Sebelum melakukan kegiatan olah raga biasanya kita terlebih dahulu melakukan pemanasan Manfaat Pemanasan dalam Olah Raga

  • Sendi leher, dorong kepala ke samping sampai menoleh ke samping
  • Sendi pundak  kedua lengan berpegangan dengan jari saling himpit, dorong kedua lengan ke atas
  • Pinggang kedua lengan berpegangan dengan jari saling himpit di atas kepala, dorong tubuh bab atas ke samping
  • Otot paha bab bawah tarik tungkai ke arah dada lutut bengkok
  • Sendi pergelangan kaki, tangan di pinggang angkat tumit, putar pergelangan kaki searah jarum jam

3. Pemanasan Dinamis

Pemanasan dinamis ialah pemanasan yang dilakukan dengan menggunakan gerakan yang saling berkesinambungan atau saling berkaitan. Contoh gerakan pemanasan dinamis yaitu gerakan menganggukkan kepala keatas dan kebawah, atau menengokkan kepala ke samping kanan dan kiri, gerakan menekuk pendek-pendek panjang-panjang pada tangan atau gerakan kombinasi (bongkok jongkok bongkok tegak). Pemanasan bentuk ini dimaksudkan untuk melemaskan otot-otot yang kaku.

4. Pemanasan Statis Dinamis

Pemanasan ini merupakan penggabungan antara pemanasan statis dan pemanasan dinamis. Pemanasan bentuk ini sangat efektif untuk mencegah terjadinya cedera alasannya adalah otot tidak hanya diulur, namun juga akan dilemaskan. Urutan pelaksanaan pemanasan ini biasanya dilakukan pemanasan statis terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pemanasan dinamis.

Baca Juga :  Mobilitas Penduduk Antar Wilayah Di Indonesia

Misalnya diawali gerakan mendongakan kepala ke atas lalu dilanjutkan dengan gerakan kombinasi bongkok, jongkok, bongkok, tegak. Contoh yang lain ialah mengerakan kepala ke samping kanan, kembali ke tengah, ke samping kiri dengan posisi tangan di pinggang, dan dilanjutkan dengan memutar pundak sehingga tubuh menghadap ke kiri, dan kekanan secara bergantian.

5. Permainan

Pemanasan bentuk ini yakni pemanasan yang sedang dikembangkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani disekolah. Hal ini disesesuaikan karakteristik siswa yang lebih senang jika pembelajaran dilakukan dengan bermain. Salah satu acuan pemanasan dengan permainan yakni “Permainan Memburu Mangsa”.

Siswa dibentuk berkelompok masing-masing terdiri dari 5 anak, masing-masing kelompok menentukan siapa yang menjadi pemburu. Masing-masing kelompok baris berbanjar dan yang menjadi pemburu berada dipaling depan barisan. Pemburu bertugas mengejar mangsa yang ada dibelakang dengan cara berjalan, berlari, ataupun melompat meloncat (sesuai perintah guru ).

Guru memberi kode menggunakan peluit. Misalnya peluit pendek seluruh siswa baik pemburu ataupun mangsa berjalan, berlari, ataupun melompat meloncat ( sesuai perintah guru ) secara bersamaan dengan tangan berada dipundak teman yang ada didepannya.

Tanda peluit panjang anak yang berada didepan barisan sebagai pemburu mulai mengejar anak yang ada dibelakangnya sebagai mangsanya dengan cara berjalan, berlari, ataupun melompat meloncat sesuai perintah guru.

Anak yang menjadi mangsa berusaha menghindar dari kejaran anak yang sebagai pemburu. Jika ada anak yang sebagai mangsa tertangkap oleh pemburu maka anak itu selanjutnya bergatnian menjadi pemburu dan permainan diulang dari awal lagi sesuai komando dari guru.

Baca Juga :  Kegiatan Literasi 6 Pelajaran Untuk Mira

Tanpa melaksanakan pemanasan yang cukup sebelum melaksanakan acara olahraga yang secara umum dikuasai menggerakkan otot, sendi dan tulang mampu menimbulkan cedera otot dan cedera sendi.

Sudah barang tentu cedera tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga perlu perawatan medis lebih lanjut. Cedera otot bisa berbentuk keseleo, salah urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya.

Manfaat Pemanasan

Pastikan pemanasan yang Anda lakukan sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. Misalnya, orang bau tanah mungkin memerlukan pemanasan yang lebih usang, dan lebih lambat dari orang yang lebih muda. Pemanasan yang baik dapat meningkatkan pemikiran darah ke otot yang bekerja, yang mencegah kekakuan otot dan nyeri. Pemanasan juga sangat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kinerja Anda. Berikut ini beberapa manfaat pemanasan.

  1. Meningkatkan suhu badan beserta jaringan-jaringannya.
  2. Menaikkan pemikiran darah melalui otot-otot yang aktif.
  3. Meningkatkan kerja jantung sehingga mampu mempersiapkan bekerjanya sistem cardiovascular.
  4. Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
  5. Meningkatkan pertukaran oksigen dalam hemoglobin.
  6. Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan badan.
  7. Meningkatkan efisiensi dalam proses reciprokalinnervation.
  8. Meningkatkan kapasitas kerja fisik seseorang.
  9. Mengurangi ketegangan.
  10. Meningkatkan kemampuan jaringan penghubung dalam gerakan memanjang.

Terima kasih telah membaca artikel di website kabarpandeglang.com, semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi kamu dan bisa dijadikan referensi. Artikel ini telah dimuat pada kategori pendididkan https://kabarpandeglang.com/topik/pendidikan/, Jangan lupa share ya jika artikelnya bermanfaat. Salam admin ganteng..!!