Perpindahan Kalor Secara Konduksi

Perpindahan Kalor Secara Konduksi

KABARPANDEGLANG.COM – Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalorsecara hantaran, ialah perpindahan kalor tanpa memindahkan zat perantaranya. Pada kejadian perpindahan kalor secara konduksi, yang berpindah hanya energi kalornya saja. Umumnya, perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada zat padat.

Peristiwa konduksi dapat diumpamakan dengan acara memindahkan buku secara estafet yang dilakukan oleh kamu dan teman-temanmu. Buku yang dipindahkan secara estafet kita upamakan sebagai kalor dan orang yang memindahkannya sebagai zat perantaranya.

Ketika kau dan sahabat-temanmu memindahkan buku secara estafet, yang berpindah hanya buku itu saja. Sedangkan kau dan temanmu sebagai mediator tetap diam di kawasan, tidak berpindah. Begitu pula dengan insiden konduksi. Hanya kalor yang berpindah, zat perantaranya tetap.

Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalorsecara hantaran Perpindahan Kalor Secara Konduksi

Saat kau membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok yang dimasukkan ke dalam air panas apa yang terjadi? Lama-kelamaan ujung sendok yang kamu pegang juga akan terasa panas. Peristiwa tersebut merupakan salah satu pola perpindahan kalor secara konduksi. Pada perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah.

Peristiwa konduksi juga mampu kau jumpai pada saat kau memasak. Pada ketika kau menggoreng, ujung spatula yang kau pegang akanterasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor.

Setrika listrik merupakan alat yang cara kerjanya menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. Ketika setrika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalir melalui elemen pemanas. Panas dari elemen akan berpindah kebagian alas besi setrika yang tebal.

Baca Juga :  Kombinasi Gerak Lokomotor Nonlokomotor Dan Manipulatif Permainan Kasti

Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini!
1. Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.

Paragraf Paragraf
Satu
  1. Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalor secara hantaran.
  2. Pada peristiwa perpindahan kalor secara konduksi, yang berpindah hanya energi kalornya saja.
  3. Umumnya, perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada zat padat.
Dua
  1. Peristiwa konduksi dapat diumpamakan dengan kegiatan memindahkan buku secara estafet .
  2. Ketika memindahkan buku yang berpindah hanya buku itu saja, sahabat-sobat tidak ikut berpindah.
  3. Pada kejadian konduksi hanya kalor yang berpindah, zat perantaranya tetap.
Tiga
  1. Saat membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok akan terasa panas.
  2. Perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah.
Empat
  1. Peristiwa konduksi mampu dijumpai pada saat memasak.
  2. Pada ketika menggoreng, ujung spatula akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor.
Lima
  1. Setrika listrik memakai prinsip perpindahan panas secara konduksi.
  2. Panas dari elemen akan berpindah kebagian ganjal besi setrika  yang tebal.


2. Gambarkanlah cara perpindahan panas secara konduksi menurut pemahamanmu menurut keterangan pada bacaan!

Peristiwa konduksi yang berpindah hanya energi kalornya saja sedangkan zat perantaranya tidak ikut berpindah. Pada perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah.


3. Tuliskanlah beberapa acuan peristiwa perpindahan panas secara konduksi menurut bacaan di atas! Lalu tambahkanlah beberapa pola serupa yang kamu jumpai dalam kehidupanmu sehari-hari!

Contoh perpindahan panas secara konduksi menurut bacaan:

  1. Saat membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok akan terasa panas.
  2. Pada saat menggoreng, ujung spatula akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor.
  3. Pada setrika panas dari elemen akan berpindah kebagian alas besi setrika  yang tebal

Contoh perpindahan panas secara konduksi yang kamu temui dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Memegang wajan panas dan tangan melepuh
  2. Tangan panas Saat kita mengaduk campuran gula, air panas, dan kopi dengan menggunakan sendok logam
  3. Tangan panas Saat kita memegang kawat logam kembang api yang sedang menyala
  4. Knalpot akan panas dikala mesin motor dihidupkan
  5. Mentega akan meleleh saat diletakkan di wajan yang tengah dipanaskan
  6. Tutup panci terasa panas dikala panci digunakan untuk memasak


Ayo Mencoba

Peristiwa perpindahan panas secara konduksi mampu kita jumpai sehari-hari disekitar kita. Lakukan acara berikut ini dengan mengikuti petunjuknya secara saksama.

Menyelidiki Perpindahan Panas secara Konduksi

Alat dan Bahan yang Diperlukan:
1. Sebuah sendok dari logam
2. 200 mL air hangat
3. Sebuah gelas bening

Cara Kerja:

Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalorsecara hantaran Perpindahan Kalor Secara Konduksi

1. Masukkan air hangat ke dalam gelas bening.
2. Masukkan sendok ke dalam gelas yang berisi air hangat.
3. Setelah beberapa ketika peganglah ujung sendok dengantanganmu.
4. Tetaplah memegang ujung sendok selama lebih kurang 2—3 menit.
5. Catatlah apa yang kau rasakan.
Lama kelamaan ujung sendok akan terasa hangat.

Setelah melakukan aktivitas di atas, jawablah pertanyaan berikut sebagai panduan menciptakan kesimpulan.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang kau rasakan sesudah memegang sendok yang dimasukkandalam air hangat? Lama kelamaan ujung sendok akan terasa hangat.
  2. Mengapa ujung sendok yang kamu pegang terasa panas? Panasberpindah dari benda yang suhunya tinggi ke benda yang suhunyarendah.
  3. Termasuk kejadian apakah perpindahan panas pada percobaan ini? Mengapa disebut demikian? Konduksi, alasannya adalah panas berpindah tanpa diikuti dengan perpindahan zat perantaranya.

Kesimpulan :

Peristiwa konduksi yang berpindah hanya energi kalornya saja sedangkan zat perantaranya tidak ikut berpindah. Kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah.

Terima kasih telah membaca artikel di website kabarpandeglang.com, semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi kamu dan bisa dijadikan referensi. Artikel ini telah dimuat pada kategori pendididkan https://kabarpandeglang.com/topik/pendidikan/, Jangan lupa share ya jika artikelnya bermanfaat. Salam admin ganteng..!!