Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Aktivitas Ekonomi Masyarakat

KABARPANDEGLANG.COM – Kegiatan ekonomi merupakan aktivitas yang dilakukan manusia untuk memperoleh barang dan jasa, dengan kata lain juga mampu aktivitas ekonomi yaitu kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan ekonomi terdiri dari aktivitas konsumsi dan produksi.

Produksi yaitu kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, Kegiatan ekonomi mampu dibagi menjadi acara ekonomi dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, perindustrian, perdagangan, dan pelayanan jasa pariwisata.

Untuk memenuhi segala kebutuhannya, manusia harus bekerja. Manusia bekerja sesuai dengan kondisi wilayah daerah tinggalnya, pendidikan maupun sesuai dengan talenta ketrampilannya. Kegiatan bekerja tersebut membentuk suatu perjuangan perekonomian yang berjalan di masyarakat.

1. Pertanian

Hasil usaha pertanian yaitu perjuangan yang menghasilkan bahan pangan. Di antaranya padi, jagung, kacang, kedelai, sagu, umbi-umbian, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Orang yang bekerja dalam bidang pertanian atau orang yang mengolah tanah dan bercocok tanam disebut petani. Petani dibedakan menurut jenis usahanya yang meliputi sebagai berikut.

  • Petani sawah, mereka mengolah sawah untuk menanam padi sebagai masakan pokok.
  • Petani ladang, mereka mengolah lahan kering mirip kebun dan tegalan. Tanaman yang diusahan biasanya sayur-sayuran dan buah-buahan.
  • Petani penggarap ialah petani yang menggarap tanah orang lain dengan sistem bagi hasil.

b. Perkebunan

Perkebunan merupakan pertanian dalam skala yang lebih besar. Pertanian perkebunan biasanya mengusahakan tanaman keras/industri seperti kakao, kelapa, dan teh, atau tanaman hortikultura seperti pisang, anggur, dan anggrek.

Berdasarkan usang waktu penanaman pertanian perkebunan mampu dibedakan menjadi tiga kelompok, antara lain sebagai berikut.

  • Tanaman semusim yakni tanaman yang hanya mampu tumbuh selama semusim pada tahun tersebut, atau tumbuhan tahunan yang biasa dipanen cepat sebelum ekspresi dominan berakhir. Jenis tanaman perkebunan semusim tidaklah sebanyak flora perkebunan tahunan. Contoh flora industri semusim adalah: flora kapas, tumbuhan rami, flora tebu, dan tumbuhan tembakau.
  • Tanaman tahunan yaitu tanaman yang mampu tumbuh lebih dari dua tahun. Tanaman industri tahunan umumnya merujuk pada tumbuhan berkayu keras untuk membedakannya dengan semak dan rerumputan yang bergotong-royong juga mampu dikatakan tanaman tahunan. Tanaman indutri tahunan bisa dipanen beberapa kali sebelum jadinya mengalami penurunan hasil dan tidak lagi produktif secara ekonomi, yang kemudian ditebang. Contoh tumbuhan industri tahunan yaitu: karet, kelapa, kelapa sawit, kina, kopi, kakao, dan teh.
  • Hortikultura ialah mencakup hal-hal tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan termasuk sayur-sayuran (bawang putih, kentang, kubis, sawi, wortel, cabai, bawang merah, dan lain-lain.) dan buah-buahan (pisang, mangga, pepaya, nanas, jeruk, semangka, rambutan dan lain-lain.)
Baca Juga :  Wangsit Pokok Siput Bukanlah Binatang Lemah

c. Peternakan

Peternakan yaitu kegiatan perjuangan dengan cara memelihara hewan dan mengambil jadinya dengan cara dijual ke konsumen. Peternak yaitu orang yang pekerjaannya memelihara hewan. Hasil dari peternakan yakni daging, susu, dan telur. Jenis-jenis perjuangan peternakan dibedakan menjadi sebagai berikut.

  • Peternak hewan besar : memelihara sapi, kerbau, dan kuda
  • Peternak hewan kecil : memelihara biri-biri, kambing, kelinci.
  • Peternak unggas : memelihara puyuh, ayam etelur, ayam pedaging, itik, dan burung.
Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan yang dilakukan manusia untuk memperoleh barang dan jas Kegiatan Ekonomi Masyarakat

d. Perikanan

Perikanan adalah aktivitas manusia dalam bidang pertanian yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan ikan. Perikanan dapat dikelompokan seperti di bawah ini :

  • Penangkapan ikan. Penangkapan ikan merupakan aktivitas yang bertujuan untuk memperoleh ikan di perairan yang tidak dalam keadaan dibudidayakan, Usaha perikanan yang bekerja di bidang penangkapan ikan biasanya dilakukan nelayan di bahari.
  • Pembudidayaan ikan. Pembudidayaan ikan adalah kegiatan memelihara, membesarkan dan/atau membiakkan ikan, dan memanen balasannya. Usaha perikanan yang berupa produksi hasil perikanan melalui kecerdikan daya contohnya pemeliharaan ikan lele, ikan mujair dan lain-lain.
  • Pertambakan. Tambak yaitu bak buatan, biasanya di kawasan pantai, yang diisi air dan dimanfaatkan sebagai sarana budidaya perairan. Hewan yang dibudidayakan yaitu binatang air, terutama ikan, udang, serta kerang. Istilah “tambak” ini biasanya dihubungkan dengan air payau atau air bahari.
Baca Juga :  Membandingkan Teks Fiksi Sejarah Dan Teks Sejarah

e. Kehutanan

Kehutanan ialah suatu acara untuk, mengelola dan memakai hutan untuk kepentingan manusia. Hutan mampu dimanfaatkan untuk acara ekonomi contohnya saja dengan mengambil hasil hutan seperti bebagai jenis kayu, rotan, damar, dan lain-lain.

f. Perdagangan

Perdagangan yakni aktivitas perjuangan yang menyalurkan barang produksi dari produsen ke konsumen. Pedagang menjual barang ke konsumen. Pedagang disebut sebagai mediator.

Jenis perjuangan perdagangan, di antaranya pedagang materi makanan, pedagang sandang, pedagang perhiasan, pedagang binatang, dan lain-lain. Menurut daerah usahanya, pedagang dibedakan menjadi sebagai berikut.

  • Pedagang tetap, adalah pedagang yang memiliki daerah yang tetap, contohnya berdagang di pasar, ruko (rumah toko), toko, warung atau mal/supermaket.
  • Pedagang asongan, yaitu pedagang yang tidak menetap dan berdagang dengan cara berkeliling.
  • Pedagang kaki lima, yaitu pedagang yang tidak menetap dan berpinda-hpindah tempatnya. Contohnya, pedagang di pinggir jalan raya, stasiun kereta, atau terminal bus.

g. Perindustrian

Industri yakni aktivitas ekonomi yang mengolah bahan mentah, materi baku, barang setengah jadi, dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya. Berdasarkan jumlah tenaga kerja yang digunakan, industri dapat dibedakan menjadi:

  • Industri rumah tangga, ialah industri yang memakai tenaga kerja kurang dari empat orang. Industri rumah tangga biasanya memiliki modal yang sangat terbatas, tenaga kerja berasal dari anggota keluarga, dan pemilik atau pengelola industri biasanya kepala rumah tangga itu sendiri atau anggota keluarganya. Contoh: industri anyaman, industri kerajinan, industri tempe/ tahu, dan industri makanan ringan.
  • Industri kecil, yaitu industri yang tenaga kerjanya berjumlah sekitar 5 hingga 19 orang, Ciri industri kecil yakni mempunyai modal yang relatif kecil, tenaga kerjanya berasal dari lingkungan sekitar atau masih ada kekerabatan saudara. Misalnya: industri genteng, industri batubata, dan industri pengolahan rotan.
  • Industri sedang, adalah industri yang memakai tenaga kerja sekitar 20 hingga 99 orang. Ciri industri sedang ialah mempunyai modal yang cukup besar, tenaga kerja mempunyai keterampilan tertentu, dan pimpinan perusahaan memiliki kemapuan manajerial tertentu. Misalnya: industri konveksi, industri bordir, dan industri keramik.
Baca Juga :  Pertumbuhan Dan Perkembangan Abad Dewasa

h. Pelayanan jasa pariwisata

Usaha jasa pariwisata adalah suatu kegiatan ekonomi yang aktivitas utamanya menjual jasa-jasa pariwisata kepada para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Usaha jasa pariwisata meliputi :

  • Agen Perjalanan, Kegiatan distributor perjalanan meliputi pelayanan tiket angkutan baik darat, laut maupun udara. Selain itu mereka juga mengurusi dokumen perjalanan seperti visa dan pasport.
  • Pemandu Wisata : Usaha jasa pemandu wisata biasanya dimasukkan ke dalam kegiatan Biro Perjalanan. Namun terdapat pula yang bangun sendiri. Misalnya, di sebuah objek wisata terdapat para pemandu yang tidak terkait dengan Biro Perjalanan.
  • Usaha Jasa Boga: Restoran dan katering merupakan usaha yang berdiri sendiri maupun perjuangan yang menyatu dengan hotel.
  • Usaha Transportasi : Transportasi darat mencakup pelayanan bus, perusahaan taksi dan transportasi laut mencakup pelayanan umum dan pelayanan wisata.
  • Usaha Jasa Akomodasi : Usaha jasa kemudahan memperlihatkan pelayanan kepada tamu yang menginginkan penyewaan penginapan (tempat tinggal) baik dalam jangka waktu pendek maupun agak lama. Berbagai macam jenis akomodasi seperti: hotel, motel, apartemen, wisma, cottage, bungalow dan lain sebagainya.

Terima kasih telah membaca artikel di website kabarpandeglang.com, semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi kamu dan bisa dijadikan referensi. Artikel ini telah dimuat pada kategori pendididkan https://kabarpandeglang.com/topik/pendidikan/, Jangan lupa share ya jika artikelnya bermanfaat. Salam admin ganteng..!!