Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang

Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang

Memilih calon suami ataupun istri janganlah sembarangan, apalagi yang menjadi indikator penilaian hanya media sosial, sebab yang terpampang disitu bukan sepenuhnya benar dan pasti.

Karena ada sebagian orang yang memang lebih percaya didalam layar dunia maya, daripada layar dunia mata. Maka, jangan jadikan sosial media sebagai “Indikator Mutlak” dalam menilai karakter seseorang, apalagi jika hal itu menyangkut karakter seseorang yang akan menemani kita dalam hidup ini.

Jangan Mengambil Kesimpulan, Hanya Karena Kau Telah Tahu Bagaimana Hidupnya Lewat Gambar Yang Diposting Di Media Sosial

Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang
youtube.com

Jadi, jangan gegabah mengambil kesimpulan hanya karena kau telah tahu bagaimana hidupnya lewat gambar yang dipostignya di media sosial.

Baca Juga :  Berbahagialah, Tapi Jangan Berbahagia Diatas Penderitaan Orang Lain

Karena bila kau menyimpulkannya hanya sebatas demikian, maka jangan heran bila nantinya setelah kaumengambil keputusan kau malah menyesal sepanjang masa.

Karena Sangat Keliru Bila Kita Tahu Karakter Seseorag Hanya Karena Kita Telah Melihatnya Di Media Sosialnya

Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang
zimnesia.com

Karena sangat keliru bila kita ahu karakter seseorang hanya karena kita telah tahu media sosialnya. Sebab bisa jadi karakter yang dipajang di media sosial tadi hanya sebuah pencitraan belaka.

Bila hal itu benar-benar terjadi maka sudah pasti kebahagiaan yang kau harapkan darinya hanya akan menciptakan bumerang.

Karena Yang Nampak Baik Belum Tentu Baik, Dan Nampak Buruk Belum Tentu Buruk

Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang
amhijab.com

Ketahuilah secara bijaksana, karena yang nampak baik belum tentu baik, dan yang namak buruk belum tentu buruk.

Baca Juga :  Menjadi Shalehah Itu Harus Dibentuk, Dijaga, Diperjuangin Dan Dipelihara Dengan Ilmu-Ilmu Allah

Tetapi berprasangka baik itu harus tetap kita tanamkan, asal jangan sampai kita meng-indikatorkan penilaian kita hanya sebatas melihat gambar sesaat, atau melihat tulisan kata-kata yang seolah-olah menggambarkan siapa dirinya.

Karena Yang Nampak Shaleh Dan Shalehah, Belum Tentu Sedemikian, Maka Jangan Terkecoh Hanya Karena Gambar Yang Terpampang Sesaat

Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang
ummi-online.com

Karena yang nampak shaleh dan shalehah, belum tentu sedemikian, maka jangan samapai kita terkecoh hanya karena gambar yang terpampang sesaat.

Sebab, bila memang berhasrat baik maka langsung saja sapa dia lewat kebaikan, apakah kebaikan itu? Yaitu ajaklah ia untuk melakukan ta’arruf secepatnya.

Bila Memang Berniat Baik, Maka Untuk Mengenali Dia Datang Langsung Ke Walinya

Jangan Jadikan Sosial Media Sebagai “Indikator Mutlak” Dalam Menilai Karakter Seseorang
cnnindonesia

Karena bila memang ingin berniat baik, maka untuk mengenali dia datang langsung kewalinya saja, jangan hanya terpaku dan mengambil kesimpulan tersendiri lewat media sosial.

Baca Juga :  Kunci Dari Baiknya Suatu Hubungan Dalam Rumah Tangga Adalah Komunikasi

Jangan sampai kau menjadikan apa-apa yang ada di akun media sosialnya sebagai indikator mutlak untuk mendapat sebuah kesimpulan yang pasti, sebab yang nampak terkadang tak sesuai dengan realitanya.