Adanya Somasi Penyaluran Perlindungan Dana Hibah Dan Bansos Oleh Pemerintah Kota Cilegon Tahun Anggara

  • Bagikan
Default Social Share Image

CILEGON Adanya somasi penyaluran santunan dana hibah dan bansos oleh Pemkot Cilegon tahun budget 2018 hingga 2020 yang melibatkan calon Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati dan anaknya, membuat penduduk Cilegon geram hingga angkat bicara.

Seperti diutarakan Saiful Majid, salah seorang warga Kota Cilegon yang mendukung gugatan soal penyaluran pemberian dana hibah dan bansos tersebut.

“Saya turut mendukung gugatan dana hibah yang dilayangkan seorang masyarakat Kota Cilegon ke pengadilan, alasannya selama ini ga ada yang berani, aku sangat apresiasi hal itu,” katanya, selasa (20/10/2020).

Menurutnya, dia pun sungguh mendukung perjuangan KPK untuk terus berjuang dalam pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau KKN yang kerap terjadi di Kota Cilegon hingga tuntas. Karena penduduk Cilegon telah bosan dengan korupsi yang mampu merugikan rakyat.

Baca Juga :  Pasar Cikerai Didirikan, Walikota Cilegon Minta Jangan Pungut Restibusi Dulu

“Pokoknya saya dukung KPK untuk terus berjuang menemani masalah ini dan menindaklanjuti hingga tuntas demi keadilan yang merata,” ungkapnya.

Saiful lebih lanjut menyertakan, penyaluran pertolongan dana hibah dan bansos kalau benar terbukti diberikan hanya terhadap pihak-pihak tertentu atau orang-orang di lingkaran penguasa, akan memunculkan ketidakadilan. Apalagi jikalau digunakan untuk kepentingan langsung dalam pilkada.

  • Bagikan

KABAR PANDEGLANG ONLINE