Gmni Pandeglang Kritisi Penayangan Debat Publik Di Hari Kerja

  • Bagikan
Default Social Share Image

PANDEGLANG Dewan Pimpinan Cabang (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pandeglang mengkritisi kepada penyelenggaraan pemilu khususnya pada KPU Kabupaten Pandeglang dikala mengadakan debat publik para Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

Ketua DPD GMNI Kabupaten Pandeglang TB Muhamad Afandi menyampaikan, debat publik terbuka sebagai salah satu tata cara kampanye dalam rangka menyampaikan isu visi dan misi Pasangan Calon yang digelar perdana pada hari ini pada tgl 23 november 2020 pukul 14.00 s.d 16.00 wib oleh KPU Pandeglang.

“Debat publik ialah sarana media kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten/Kota sebagai ajang eksplorasi visi dan misi Pasangan Calon terhadap masyarakat Pandeglang untuk mengenali secara terang dengan parameternya sesuai dalam PKPU No 4 tahun 2017 sebagaimana sudah diubah dengan PKPU No 11 tahun 2020 ihwal kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota,” katanya, Senin (23/11/2020).

Baca Juga :  Mampu Jadi Ladang Bisnis, Ditangan Ibu Bidan Ini Jamur Tiram Jadi Lebih Variatif

Tb Muhamad Afandi menerangkan, penduduk Pandeglang selaku subyek pemilih, mutlak harus mengetehui visi-misi tersebut, dan parameternya bisa tersampaikan terhadap masyarakat, dalam hal ini Pasangan Calon juga berkepentingan uutuk mempesona simpatik masyarakat lewat visi misinya.

  • Bagikan