Mengenal Indeks Dow Jones, Indeks Paling Populer di Bursa Saham Dunia

Mengenal Indeks Dow Jones, Indeks Paling Populer di Bursa Saham Dunia

KABARPANDEALN.COM, Mengenal Indeks Dow Jones, Indeks Paling Populer di Bursa Saham Dunia – Ada beberapa indeks saham dunia terpopuler yang merupakan parameter untuk mengukur performa sebagian atau keseluruhan saham yang diperdagangkan dalam bursa atau beberapa bursa. Indeks saham adalah sistem pengukuran nilai pada pasar saham. Perhitungan indeks saham ini dihitung dari pergerakan harga pada saham tertentu yang umumnya menggunakan rata-rata tertimbang.

Indeks saham merupakan salah satu indikator penting bagi investor dalam berinvestasi sebab pelemahan atau penguatan pada indeks saham mencerminkan pergerakan pada pasar saham yang akan diinvestasikan. Pergerakan dari indeks saham bersifat sensitif terhadap kondisi perekonomian maupun politik suatu negara. Indeks saham juga sering menjadi cerminan dari kondisi makro ekonomi suatu negara.

Baca Juga :  Harga Kedelai Mahal, Usahawan Tahu-Tempe Di Pandeglang Menjerit

Mengenal Indeks Dow Jones, Indeks Paling Populer di Bursa Saham Dunia

Ada beberapa indeks saham yang populer di bursa dunia. Indeks saham paling terkemuka adalah Dow Jones Industrial Average atau biasa dikenal dengan DJIA. Indeks ini juga sering disebut sebagai US30.

Apa itu Indeks Dow Jones?

Indeks Dow Jones 30 (US-30) atau Dow Jones Industrial Average (DJIA) adalah salah satu indeks saham tertua di dunia dan sering kali digunakan sebagai acuan naik turunnya perdagangan saham dunia. Awalnya dirintis oleh dua orang editor Wall Street Journal dan pendiri perusahaan terkemuka Dow Jones & Company, Charles Dow dan Edward Jones.

Indeks Dow Jones 30 terdiri dari tiga puluh saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar dan paling berpengaruh di Amerika Serikat. Saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut antara lain: American Express Co (AXP), Goldman Sachs Group Inc (GS), International Business Machines Corp (IBM), Intel Corp (INTC), The Coca-Cola Co (KO), JPMorgan Chase and Co (JPM), McDonald’s Corp (MCD), Microsoft Corp (MSFT), Procter & Gamble Co (PG), dan lainnya. Namun, komposisi daftar ini dievaluasi dan di-update secara berkala.

Baca Juga :  Calbup Irna Hadiri Ultah Partai Gelora & Resmikan Rumah Kemenangan

Cara Perhitungan

Angka indeks Dow Jones 30 dihitung berdasarkan penjumlahan share harga tiap-tiap saham dan dibagi dengan jumlah total perusahaan, oleh karenanya disebut dengan average (harga rata-rata). Seperti dilansir seputarforex.com, DJIA mewakili kira-kira seperempat nilai total seluruh pasar saham di AS, dan dianggap bisa mewakili naik turunnya pasar saham di AS.

Kelemahan DJIA

Ada yang menilai kalau indeks ini seharusnya tidak dianggap mewakili sentimen terhadap pasar saham AS secara keseluruhan. Mengapa? karena pandangan investor pada saham-saham kapitalisasi besar tentu akan berbeda dengan saham-saham kapitalisasi menengah dan kecil.

Mengenal Indeks Dow Jones, Indeks Paling Populer di Bursa Saham Dunia

Hal itu melatarbelakangi lahirnya indeks saham lain, seperti NASDAQ dan indeks S&P 500. Meski demikian, tak dapat dipungkiri kalau DJIA terdiri dari perusytahaan-perusahaan besar yang paling terkenal di AS. Selain itu, indeks Dow Jones 30 juga termasuk salah satu indikator minat risiko investor global.

Baca Juga :  Sekda : Kemitraan Bisnis Pebisnis Besar Dorong Kemajuan Umkm

Apakah Anda tertarik untuk memulai trading indeks Dow Jones 30? Jika Anda tertarik, Anda dapat trading indeks Dow Jones 30 di DCFX atau instrumen berjangka lainnya seperti Forex,  Futures, dan Metal. Ayo segera unduh Aplikasi DCFX Super App sekarang melalui App Store dan juga Play Store.