Satgas Kecamatan Banjar Serius Tangani Covid-19, Distribusikan Logistik Prokes

Default Social Share Image

PANDEGLANGDimasa pandemi covid-19 dan menghadapil Pilkada 9 Desember 2020 di Kabupaten Pandeglang, seluruh satuan gugus peran (Satgas) kecamatan terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan covid. Seperti halnya di Tim Satgas Kecamatan Banjar dan Tentara Nasional Indonesia/Polisi Republik Indonesia turun langsung melakukan edukasi Protokol Kesehatan (Prokes) pada penduduk dan mendistribusikan perlindungan logistik Prokes kesemua desa di kawasan tersebut.

“Hari ini kami dari Tim Satgas Covid-19 dan TNI/Polri turun eksklusif ke beberapa desa untuk mendistribusikan Logistik Prokes sekaligus mengedukasi warga biar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3 M yakni Memakai Masker, tetap menjaga jarak atau Physical Distrainsing dan Rajin Mencuci tangan.” ungkap Camat Banjar, Mujani Nurefendi, S.Sos kepada media, Jumat 04 Desember 2020.

Baca Juga :  Usang Tak Diperbaiki, Jalan Di Cibitung Pandeglang Memprihatinkan

Camat Mujani yang ketika itu bersama Danramil dan Kapolsek, mengajak masyarakat agar saling mengingatkan satu sama lain terkait penerapan protokol kesehatan yaitu dengan melakukan 3M apalagi disaat menghadapi pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pandeglang 9 Desember 2020 nanti.

“Kami berharap semua warga membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat, juga gunakan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, mengenakan masker, dan menyingkir dari kerumunan atau jaga jarak pada ketika pemungutan suara di semua TPS. Ini mesti dipatuhi untuk memutus mata rantai covid-19 di Kecamatan Banjar yang merupakan zona merah.” katanya lagi, seraya berharap terbebas dari Covid-19 dan Covid secepatnya cepat berlalu Kabupaten Pandeglang semoga semua mampu kembali nomal dalam kehidupan gres.

Baca Juga :  Tak Adanya Psi, Kabupaten Pandeglang Diapresiasi Ki Banten

Adapun, lanjut Mujani, anggaran tersebut dipakai sesuai peruntukannya yakni untuk berbelanja Alat Pelindung Diri (APD), masker, handsanitizer, cairan disinfektan, juga sabun pembersih lantai.

“Kami Muspika Kecamatan Banjar tidak ikut campur terhadap pembelian Alat Pelindung Diri, masker, handsanitizer dan lain-lain. Karena pengadaan barang tersebut oleh pihak ketiga,” ungkapnya.

APD itu semuanya sudah dibagikan ke masing-masing Satgas Covid desa hingga RT/RW di kawasan Kecamatan Banjar.

“Saya berharap ke depan wilayah Kecamatan Banjar yang dikala ini berada di zona merah bisa bergerak ke zona lebih kondusif yaitu zona hijau,” pungkasnya.

(Fidz.red)