Laz Keinginan Dhuafa Distribusi Tunjangan Untuk Korban Banjir Di Pandeglang

Default Social Share Image

PANDEGLANG, – Intensitas hujan yang makin tinggi membuat 7 Kecamatan di Pandeglang mengalami banjir sampai selutut orang dewasa. Beberapa jalan masuk jalan tak bisa dilalui kecuali memakai derma perahu.

Muhamad Mukri, Manajer Fundraising LAZ Harapan Dhuafa menyampaikan, bahwa LAZ Harapan Dhuafa hadir dan secepatnya mendistribusikan pertolongan untuk penduduk terdampak banjir di Pandeglang pada akhir pekan kemarin.

“Air masih merendam beberapa rumah warga dan lokasi-lokasi ini sukar diakses sehingga kami memakai bahtera agar bantuan mampu diterima oleh mereka yang sungguh-sungguh ketika ini membutuhkan. Semoga sumbangan ini berguna,” Ujar Mukri

Distibusi bantuan pangan ini berupa paket makanan siap saji, paket sembako, beras, mie instan dan air mineral dan dikerjakan di empat lokasi yang berlainan yakni Kp. Surianen, Desa Surianen, Kec. Patia, Kp. Cililitan, Desa Rahayu, Kec. Patia, Kp. Kramat, Desa Ciawi, Kec. Patia dan Kp. Pagelaran Timur, Desa Pagelaran, Kec. Pagelaran dengan total penerima manfaat sebanyak 288 Jiwa.

Baca Juga :  Luapan Air Cipae Capai 3 Meter, Terusan Panimbang-Munjul Terputus

Mukri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang senantiasa bergotong royong untuk bisa menguatkan kerabat-saudara terdampak bencana “Terima kasih kepada semua masyarakat Banten dan Indonesia atas sedekah yang diberikan untuk mampu menolong warga terdampak tragedi salah satunya banjir yang terjadi di Pandeglang khususnya di wilayah Patia dan Pagelaran saat ini, kami hadir untuk menyampaikan amanah para donatur seluruhnya,” tuturnya.

Pepen, Ketua RW Pagelaran menerangkan adapun desa yang merepotkan diakses yakni Desa Rahayu dan Desa Idaman yang sungguh memerlukan pemberian, disamping itu juga ada salah satu desa di Patia yaitu Desa Ciawi yang mengalami banjir sampai terisolir sehingga perjalanan harus memakai perahu. (Red)

Baca Juga :  Tinggal Ditenda Pengungsian, Warga Penyitas Banjir Dan Tanah Longsor Di Cirinten Butuh Rumah Huntara