Divaksin Covid-19, Bupati Irna: Mudah- Mudahan Atas Izin Allah Tidak Ada Masalah Apapun

  • Bagikan
Default Social Share Image

PANDEGLANG – Setelah kemarin tanggal 13 Januari Presiden Ir Joko Widodo di iimunisasi dengan Vaksin Sinovac, hari ini seluruh Kepala Daerah di Banten dan forkopimda Banten diimunisasi secara bersama-sama di Pendopo Kabupaten Tanggerang, Kamis (14/1/2020).

Sebelum dilakukan imunisasi vaksin covid 19, Bupati Pandeglang Irna Narulita melewati beberapa proses. Ada 4 tahapan yang mesti dilewati, adalah di meja pertama registrasi aplikasi Primary Care, meja dua scrining kesehatan, meja tiga proses penyuntikan vaksin (imunisasi), dan meja empat pencatatan dan pengamatan selama 30 menit.

Setelah lolos tahap satu dan dua kesannya Bupati Pandeglang Irna Narulita mampu di imunisasi dengan vaksin sinovac. Saat ditanya bagaiman reaksi sehabis disuntik vaksin, Bupati Irna mengungkapkan kalau kondisinya baik – baik saja.

Baca Juga :  Disapu Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Di Mauk Pandeglang Rusak

“Rasanya mirip biasa dikala kita disuntik, kita tunggu 30 menit gampang- mudahan atas izin Allah SWT tidak ada duduk perkara apapun,” ungkap Bupati Irna

Menurut Irna, dirinya menganggap imunisasi vaksin covid 19 ini cukup penting dalam kondisi pandemi dikala ini. “Saya rasa, diri aku mesti divaksin untuk keberlangsungan aktivitas kedepan ditengah pandemi,”ungkapnya.

Irna juga menghimbau terhadap para nakes yang mau diimunisasi untuk tahap berikutnya tetap jaga kesehatan dan pola makan yang bergizi. “Kita ketahui bareng telah banyak nakes yang terpapar covid 19, saya harap adanya vaksin ini jadi penyelesaian terbaik untuk seluruh penduduk pandeglang agar perekonimian tidak lumpuh,” pungkasnya.

Setelah mendapatkan pengamatan selama 30 menit oleh dokter mahir, Irna menyampaikan bila pasca penyuntikan vaksin berdasarkan dokter cuma pegal dan memar. “Saya tanya eksklusif terhadap dokternya, dan alhamdulillah sampai ketika ini tidak ada reaksi apapun,” tandasnya.

Baca Juga :  Gas Elpiji 3 Kg Di Pandeglang Langka Dan Mahal, Warga “Menjerit”

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan, penyuntikan vaksin ini akan dikerjakan sebanyak dua kali agar menerima kekebalan optimal. “Hari ini ibu Bupati akan mendapatkan kartu vaksin, nanti divaksin kembali sesudah 14 hari kedepan insya Allah di Dinkes Pandeglang,” ungkapnya. (Red)

  • Bagikan