Realisasi Pembangunan Rumah Bikinan Dan Galery Umkm Disangka Melalui Batas Kontrak

  • Bagikan
Default Social Share Image

“Untuk realisasi pembangunan dikala ini, baru tercapai sekitar 75 persen. Penyebabnya, selain terbenturnya dengan cuaca hujan. Kemudian, adanya pengendalian pembelanjaan kebutuhan material yang diatur oleh konsultan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setiap adanya keperluan pembelian material mesti berdasarkan aba-aba atau perintah dari konsultan. Terlebih, pengendalian keuangannya pun dikontrol sama konsultan.

“Biasanya pencairan keuangan untuk pembayaran materi material dijalankan setiap satu pekan sekali,” ujarnya.

Disinggung kalau pekerjaan ini tidak terlaksana dengan ketentuan batas-batas perjanjian , BH menegaskan, bahwa pihaknya akan mengajukan addendum atau perpanjangan persetujuan.

“Mengenai pemegang buku rekening, terang konsultan tidak memegangnya. Namun, yang menertibkan keuangannya memang konsultan,” imbuhnya

Pemegang buku rekening, tambah ACH, yakni Koordinator KSM, Agung. Sedangkan, isu yang memegang buku rekening mengarah terhadap konsultan, itu tidak benar. Tapi, bila ATM pihaknya tidak mengetahuinya.

Baca Juga :  Jangan Sepelekan, Kacang Hijau Punya 3 Efek Samping Berbahaya

“Kalau saya cuma menjalankan peran sebagai pengawas. Kaprikornus, tidak mengenali soal siapa yang pegang anggaran (duit-red),” tukas ACH.

Di hubungi lewat sambungan seluler, Konsultan Ekonomi, Toyib belum memperlihatkan respon. Meski, sudah disampaikan identitas diri.

  • Bagikan

KABAR PANDEGLANG ONLINE